ORDER DARI REVELASI QURAN

Ada dua perintah melalui mana Firman Allah (Al-Quran) diturunkan:

SEMUA SEKALIGUS:
Ini adalah urutan di mana seluruh Quran (dalam urutannya sekarang) dipindahkan dari Al-Lawh Al-Mahfooth (The Preserved Tablet) ke Bayt Al-‘Izzah (Surga universal) pada malam Al-Qadr ( Dekrit). Allah Berkata (apa artinya):

“Sesungguhnya! Kami telah mengirimnya (Al Qur’an ini) di malam Al-Qadr ”[Quran 97: 1]
“Kami telah mengirimnya (Al Qur’an ini) pada malam yang diberkati (yaitu malam Al-Qadr) di bulan Ramadhan. Sesungguhnya Kami selalu memperingatkan (manusia). Di sana (malam itu) ditetapkan setiap hal penahbisan. ”[Quran 44: 3-4]
“Bulan Ramadhan di mana diturunkan Al-Qur’an, pedoman bagi umat manusia dan bukti yang jelas untuk bimbingan dan kriteria (antara benar dan salah).” [Quran 2: 185]

Imaam As –Siyooti, ​​semoga Allah merahmatinya, yang terkenal karena pengetahuannya yang luas tentang Quran dan ilmu-nya, menyatakan tentang kebijaksanaan di balik transfer seluruh Quran: “Pentingnya dan kebesaran dari satu manual utuh untuk semua manusia makhluk hingga akhir kehidupan di dunia ini harus sepenuhnya terwujud. Juga pentingnya Nabi dan para pengikutnya; pembawa dan para pelaksana ajaran ini juga harus disadari oleh makhluk-makhluk di dunia ini. ”

DALAM TAHAPAN:
Ini adalah transfer dari Firman Allah, Al-Quran, dari surga ke Nabi Muhammad, Shallallahu alaihi wa sallam, secara bertahap, selama 23 tahun. Itu diwahyukan dalam mengejar keadaan dan peristiwa yang ditangani oleh Nabi dalam sepuluh ayat pada satu waktu, lima beberapa kali, kadang-kadang lebih, seperti juga banyak lagi. Ayat-ayat yang diwahyukan di Mekah disebut Makkan dan yang diwahyukan di Madeenah diistilahkan oleh Dinenan. Urutan wahyu sangat berbeda dengan urutan “Semua sekaligus”.

Berikut ini adalah kutipan-kutipan dari belajar baca al quran cepat yang berkaitan dengan urutan wahyu yang menunjuk pada wahyu bertahap dalam sedikit demi sedikit. Allah Berkata (apa artinya):

belajar baca alquran

“Dialah yang terus mengirimkan Tulisan (Al Qur’an) kepadamu dengan kebenaran, membenarkan apa yang terjadi sebelumnya. Dan Dia menurunkan Tawraat (Taurat) dan Injil (Injil). “[Quran 3: 3]
“Katakanlah: Siapa pun yang menjadi musuh bagi (malaikat) Jibreel, (biarkan dia mati dalam kemarahannya, karena memang dia terus menerus membawanya ke hatimu dengan izin Allah, membenarkan apa yang datang sebelum itu dan bimbingan dan kabar gembira bagi orang-orang percaya. “[Quran 2:97]
“Dan Kami terus mengirimkan dari Al-Quran apa yang merupakan penyembuhan dan belas kasihan bagi mereka yang percaya, dan itu meningkatkan orang yang berbuat salah selain dari kehilangan.” [Quran 17:82]
“Katakanlah: Roh (malaikat Jibreel) telah membawanya (Al-Quran) turun dari Tuhanmu dengan kebenaran, bahwa itu dapat membuat teguh dan memperkuat (iman) orang-orang yang percaya dan sebagai bimbingan dan kabar gembira bagi mereka yang memiliki menyerahkan diri kepada Allah. “[Quran 16: 102]
“Dan (itu) sebuah Writ (Al-Quran) yang telah Dia bagi (menjadi bagian-bagian), agar kamu dapat membacanya untuk pria pada interval. Dan Kami telah mengungkapkannya secara bertahap. ”[Quran 17: 106]
“Dan jika kamu (manusia) ragu-ragu mengenai apa yang telah Kami turunkan (Al-Quran secara bertahap) kepada seorang budak, kemudian menghasilkan satu bab yang serupa daripadanya dan memanggil saksi (pendukung dan penolong) selain Allah, jika kamu jujur . ”[Quran 2:23]

bagi anda yang ingin lebih mempelajari alquran bisa lihat disini https://www.rubaiyat.biz
“Sesungguhnya Kami: Kami yang telah menurunkan (secara bertahap) Thikr (Al-Quran) dan pasti, Kami akan menjaganya (dari korupsi).” [Quran 15: 9]

TUJUAN PENGIRIMAN QURAN DALAM DUA TINGKAT: “DALAM TAHAPAN” DAN “SEMUA SEKALI” ORDER (YANG KITA HARI INI):

Perintah “Sekaligus” adalah bentuk permanen utama dari Kitab Suci dan ini telah ditakdirkan untuk menjadi manual dan buku pegangan untuk Bangsa Muslim, orang-orang beriman Islam dan pengikut Muhammad, Shallallahu alaihi wa sallam. Ini harus dibacakan, dipelajari, dan diterapkan untuk menetapkan aturan dan peraturan untuk hidup sampai akhir dunia.

Perintah “Dalam Tahapan” adalah untuk Muhammad, Shallallahu alaihi wa sallam, untuk mengundang dan memanggil orang-orang terhadap Islam. Ini adalah perintah yang harus digunakan oleh Muslim ketika memberitakan Islam kepada orang yang tidak percaya.